JAKARTA.UNGKAPFAKTA.ID
Waktu: Jumat, 28 Agustus 2026 Lokasi: Istana Merdeka, Jakarta Tokoh: Presiden Prabowo Subianto; Panglima Jilah (Pemimpin Besar/Tokoh Utama Masyarakat Dayak)
Pertemuan silaturahmi kenegaraan; Presiden merespons langsung aspirasi masyarakat adat Dayak, membahas pembangunan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan/karhutla . Sekretaris Kabinet menegaskan instruksi Presiden ditindaklanjuti segera.
Instruksi & Kesepakatan Utama
1. Infrastruktur: Pembangunan/perbaikan jalan pedalaman, termasuk wilayah Sanggau dan sekitarnya.
2. Pendidikan: Pembangunan Sekolah Rakyat serta pemberian beasiswa di wilayah adat Dayak; tercatat sudah berdiri 2 unit di Kalimantan Barat.
3. Kebudayaan: Pembangunan rumah adat Dayak.
4. Akses Kebangsaan: Penyesuaian syarat masuk TNI‑Polri, memperhatikan identitas budaya seperti tato suku adat.
5. Karhutla & Peran Adat:
Dukungan pemerintah: penambahan personel & sarana udara untuk penanganan cepat .
Peran kunci tokoh adat: edukasi, pengawasan, dan pencegahan agar pembakaran lahan tidak dilakukan sembarangan.
Penegasan Panglima Jilah: masyarakat adat bukan sumber utama masalah; sistem harus adil dan membedakan peladang tradisional dengan pihak lain.
Filosofi: menjaga alam = menjaga kehidupan → kolaborasi penuh kunci keberhasilan.
Pernyataan Tambahan Panglima Jilah menegaskan perhatian Presiden meliputi jalan, sekolah/beasiswa, rumah adat, fasilitas kesehatan, dukungan TNI‑Polri, serta penanganan karhutla yang nyata dan berjalan segera. penulis: Arfendy






Tinggalkan Balasan