Bengkayang-Kalbar | ungkapfakta.id – lagi-lagi SPBU Jl. Raya Singkawang – Bengkayang, Kabupaten Bengkayang – Kalbar, melayani pembeli Bahan Minyak Bakar (BBM) bersupsidi jenis Pertalite
Kegiatan tersebut terjadi di SPBU 64.791.17 Jl. Raya Singkawang/Bengkayang – Meransu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang – Kalbar.
Senin (25/08/2024)
Diketahui, PT Pertamina (Persero) melarang secara resmi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi di SPBU menggunakan jerigen atau menggunakan mobil dengan tengki yang telah di motif kecuali dengan Surat Rekomendasi.
Kebijakan ini berlaku di sesama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Larangan itu mengacu pada Pertama : Undang-Undang RI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.
Kedua, sesuai Peraturan Presiden No 91 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian, harga jual eceran bahan bakar minyak.
Ketiga, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No 37./K./HK.02/MEM.M/2022 tentang jenis bahan bakar minyak Khusus penugasan.
Namun, larangan itu tak digubris di SPBU 64.791.17 Jl. Raya, Singkawang/Bengkayang – Maransu, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang – Kalbar.
Saat media ungkapfakta.Id ingin mengisi BBM untuk mobil di SPBU tersebut, didapati petugas SPBU 64.791.17 Jl.Raya Singkawang – Bengkayang terlihat sedang melayani pengisian Minyak Pertalite yang menggunakan beberapa jerigen yang dimuat ke mobil jenis Kijang warna Merahpada Minggu 25 Agustus 2024 sekira pukul 10,34.WIB Pagi.
Bobil tersebut dengan leluasa memasukan BBM Subsidi jenis Pertalite kedalam Jerigen di salah satu SPBU 64.791.17 tersebut.
Pantauan wartawan ungkapfakta.Id bersama Tim, nampak petugas SPBU melakukan pengisian BBM jenis Pertalite kedalam Jerigen yang berisi kurang lebih 35 Liter Jerigen tersebut “terlihat penuh di dalam mobi Kijang Kapsultersebut.
Saat awak media mendatangi salah satu petugas SPBU yang tidak disebutkan namanya menyebutkan, minta di poto KTA dan ngisi buku nama sambil bahasa yang kurang enak didengar dan mengatakan mau minta berapa,,” Ucap petugas SPBU dengan nada kasar.
Anehnya lagi, ketika awak media lagi mau keluar dari SPBU, salah satu supir kijang tiba tiba mengatakan kamu ambil poto gambar ya,” ucap supir kepada awak media.
(Tim)








Tinggalkan Balasan