Warga Penerima Manfaat Mengeluh, Terkait Program Bedah Rumahnya Belum Rampung di Dinas Perkim Kab. Sambas

SAMBAS.UNGKAPFAKTA.ID

Program Bedah Rumah di Kabupaten Sambas merupakan program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (PBSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Sambas.

Program Bedah Rumah tersebut, bertujuan sangat baik yakni untuk memperbaiki rumah tidak layak huni, maka dari itu program ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Hal ini tentunya sengat penting untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tidak hanya benar-benar tepat sasaran, namun juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, “serta menghindari kecurigaan atau ketidakpuasan pada masyarakat penerima manfaat.

Namun sangat disayangkan, program bantuan bedah rumah tersebut tak sesuai kenyataan.
Pasalnya, salah satu warga Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas, mengekuhkan bedah rumahnya bekum rampung, mulai januar sampai maret 2026.

Kamis Pantauan Tim Investigasi di lokasi tersebut berlokasi Dusun Dusun Serdang Utara Desa Perapakan terlihat bahwa program bedah rumah belum rampung, hanya bagian diding beton yang di kerjakan.
Sementara seperti bagian atap belum terpasang, bagian lantai juga belum ada penimbunan atau pengecoran lantai, serta pintu jendela belum terpasang.

Hal itu dirasakan Paridah warga Dusun Serdang Utara RT/RW 04/01 Desa Perapakan, mengeluh program bedah rumahnya mulau januari sampai maret 2026 hingga saat ini bekum rampung 100%.

Paridah saat diwawancarau mengeluhkan kekecewaannya kepada awak media menyebutkan;

” dengan nada menangis, kami orang susah, dak punya apa apa, janji manis sebelum lebaran udah selesai. Tunggu sampai sudah lebaran belum juga dikerjakansaya pak.

Sedang apa apa kami berantakan, sampai sekarang belum ada, udahlah kami orang susah dianggapnya kami” mentang-mentang orang susah diperlakukan begini,”ungkap Paridah dengan nada sedihnya.

Kami juga selalu dijanjikan rumah ini sebelum lebaran sudah jadi pak. Bapak lihat sendiri kondisinya seperti apa. sementara mau tidur aja susah karena tempatnya kecil dan sempit,”Keluh Paridah kepada awak media.

Harapannya, cepatlah selesai sesuai janji mereka, kami orang susah pak, tolonglah pak kami,” mohon Paridah sambil meneteskan air mata.

Dilain sisi, Suhaili suami Paridah mengungkapkan hal yang sama, bahwa bedah rumahnya sebelum lebaran udah siap. Tapi kenyataannya sampai sekarang ini belum juga selesai,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, bahwa bedah rumah ini di kerjakan mulai dari januari sampai sekarang ini belum juga rampung. Bahkan saya dan istri juga anak anak tidak lebaran, karena kondisi rumah seperti ini, jadi gak ada mikirkan lebaran,”ungkapnya Suhaili.

Suhaili berharap kepada Dinas terkait agar segera bedah rumah kami diselesaikan sampai rampung, jangan dibiarkan seperti ini,” harap nya Suhaili.

Awak medis mencoba konfirmasi melalui pesan WA dan beberapa kali di telpon whatsApp nomor : 0852-4523-XXXX Kepada pihak Dinas Perkim Kabupaten Sambas Wira. Namun anehnya tidak direspon dan tidaj ditanggapi (aktif) centeng dua.

Tak hanya disitu, kami mencoba dan berusaha konfirmasi pesan whatsApp Nomor : 0812-5742-XXXX Kabid Dinas Perkim Darma, hal yang sama tidak ditanggapi (centeng dua).

Sehingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi pihak dinas terkait.

Penulis : Neti Herawati S.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *